7 Penyebab Ilmu Pelet Ampuh Tidak Manjur

    Pernah bertanya-tanya mengapa mengamalkan ilmu pelet dengan segala upaya yang susah payah, tapi tak kunjung berhasil?

Pertanyaan itu akan menjadi sebuah kekhawatiran, manakala wanita/pria yang diincar bukannya semakin dekat. Justru malah semakin menjauh. Bahkan ada tanda-tanda si dia kecantol orang lain. Atau, jika Anda tipikal orang yang tidak muda menyerah. Anda akan mengulangi mengamalkan ilmu pelet tersebut mulai dari awal. Mulai lagi dari puasa 44 hari, membaca wirid setiap tengah malam. Hingga berbagai lelaku lain yang menjadi syarat amalan ilmu pelet tersebut.

    Nyatanya, hasil amalan yang dilakukan tidak sesuai harapan. Khasiat ilmu pelet yang didambakan tak juga didapatkan. Sebelum Anda frustasi dan buru-buru menyimpulkan bahwa ilmu pelet yang sedang Anda amalkan tidak ampuh. Karena tidak terbukti khasiatnya pada Anda. Saya akan menunjukkan beberapa penyebab ilmu pelet yang Anda amalkan tidak manjur. Maka teruskan membaca artikel ini…

    Terus terang, banyak orang yang beranggapan yang kurang tepat mengenai amalan ilmu pelet. Mereka merasa bahwa hanya dengan puasa dan membaca wirid berulang-ulang, tujuannya akan tercapai begitu saja. Banyak yang tidak sadar, bahwa ilmu pelet yang ampuh dan terbukti, ada berbagai faktor yang menunjang keberhasilannya. Bukan sekadar membaca mantra, menahan makan dan minum selama beberapa hari. Jadi, inilah yang menyebabkan ilmu pelet yang diamalkan tidak bereaksi sama
sekali.

1. Tidak Sekufu.
Kufu merupakan keseimbangan dan kecocokan seseorang dengan pasangannya, dalam segala aspek kehidupan. Entah itu kehidupan, strata sosial, pendidikan, fisik, atau bahkan kekayaan materi. Tapi bukankah cinta sejati itu tidak memandang hal-hal semacam itu? Ya, memang cinta itu buta. Sebagai catatan, faktor ini tidaklah mutlak. Sebab, meskipun tidak sekufu. Seorang pria masih bisa mendapatkan cinta wanita yang tidak sekufu.
    Asalkan, sebelumnya sudah ada “jejak” memori, antara si wanita dan si pria. Jejak memori ini bisa saja hubungan perkenalan atau pertemanan. Namun, bila batas kufu ini dilanggar, biasanya yang muncul dari si target adalah perasaan “kasihan”. Layaknya majikan kepada pembantunya. Selain itu, rasio logika yang lebih kuat yang ada pada diri si terget juga mempengaruhi. Misalnya, Anda menargetkan anak pejabat atau artis. Maka rasio yang lebih dominan pada si terget akan mengusir energi pelet tersebut.

2. Niat yang Salah.
Semua tindakan dimulai dari niatnya. Bila ilmu pelet yang diamalkan niatnya hanya untuk membalas rasa sakit hati, karena pernah ditolak, dijauhi, atau bahkan dihianati. Maka khasiat ilmu pelet tersebut kurang efektif khasiatnya. Bila benih kejelekan dipupuk dan disebarkan maka yang akan dipanen pun malapetaka yang lebih besar.

3. Berguru Pada orang yang Salah.
Ilmu pelet yang manjur salah satu faktornya adalah kejelasan ilmu tersebut diijazahkan. Ketahuilah lebih dalam guru yang memberikan ijazah tersebut. Bergurulah pada pakarnya, bukan kepada mereka yang sekedar tahu dari “kata orang”.

4. Energi Negatif Menumpuk di dalam Tubuh.
Penyebab lain yang membuat ilmu pelet tidak manjur khasiatnya yaitu karena adanya energi negatif yang menumpuk pada tubuh energi. Tubuh manusia pada dasarnya di bagi menjadi dua bagian. Pertama tubuh fisik yang berisi organ-organ tubuh yang bisa dirasakan dengan panca indra. Kedua, yaitu tubuh energi yang hanya bisa dilihat dan dirasakan oleh indra keenam. Di dalam tubuh energi inilah tempat distribusi energi nonfisik ke seluruh tubuh. Bila energi nonfisik tertutup oleh energi negatif, biasanya berdampak pada kehidupan seseorang yang sering kurang mujur. Di antara penyebab menumpuknya energi negatif pada tubuh energi, misalnya biasa melakukan tindak kejahatan dan penipuan. Sering melanggar norma-norma dan hukum.

5. Waktu yang Kurang Tepat.
Jika diibaratkan orang menembak, secanggih apapun alat yang digunakan, tapi jika digunakan pada waktu yang kurang tepat. Maka sasaran pun akan luput dan hasilnya kurang maksimal. Agar energi pelet ynag diamalkan lebih bereaksi, maka Anda perlu tahu waktu yang tepat untuk melancarkan “serangan’ ilmu pelet tersebut. Saat yang tepat untuk mengamalkan ilmu pelet yaitu pada saat hari naas si target. Di mana pada waktu ini kondisi energi target pada keadaan yang paling lemah.

6. Energi yang Tidak Selaras.
Ada kalanya Anda begitu menggebu ingin mendapatkan cinta seorang wanita dengan amalan ilmu pelet. Namun berulang kali Anda mengamalkan ilmu pelet tersebut, tidak ada reaksi apapun pada target. Bisa jadi ini dikarenakan tidak adanya “keselarasan” energi. Reaksi ilmu pelet sebenarnya menyatukan frekuensi energi, antara Anda dengan target. Ibarat radio, bila frekuensinya tidak tepat. Maka suara yang dikehendaki tidak akan muncul. Sebaliknya, bila frekuensinya tepat dan jitu, maka suara yang muncul akan menjadi lebih jelas.

7. Target Memiliki Perlindungan Energi.
Penyebab terakhir ilmu pelet ampuh yang Anda amalkan kurang bereaksi yaitu karena adanya benteng energi yang menyelebungi si target. Benteng energi ini bisa saja muncul lantaran si target adalah orang yang taat beribadah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Di samping itu, pola pikiran juga mempengaruhi benteng enegri seseorang. Orang yang cenderung berpikir optimis, kondisi fisik dan mental selalu positif, dan jauh dari pikiran negatif. Maka cenderungsusah ditembus ilmu pelet.

    Demikian informasi mengenai 7 Hal yang Membuat Ilmu Pelet Tidak Ampuh Lagi. Ilmu pelet yang dimaksud di dalam artikel ini adalah ilmu pelet secara umum, entah itu ilmu pelet semar mesem, jaran goyang, pelet jarak jauh, dan semua jenis ilmu pengasihan yang tata caranya menggunakan amalan
tirakat dan puasa khusus.

error: Content is protected !!